A Footnote in Troy
Firas cuma cowok SMA biasa yang hafal silsilah dewa-dewi Olympus di luar kepala. Satu serempetan motor yang apes di sore hari sukses melemparnya melewati batas waktu, jatuh dengan posisi tengkurap tepat di tengah tenda prajurit Myrmidons pada era Perang Troya. Alih-alih duduk tenang mengerjakan ujian matematika, Firas kini harus belajar cara menusuk leher musuh menggunakan tombak sungguhan.
Beruntung (atau sialnya), dia berbagi tenda dengan prajurit muda seusianya. Namanya Lykos. Badan cowok itu sekeras perunggu, gerakannya gesit mematikan, tapi punya senyum canggung yang sukses membuat jantung Firas senam aerobik. Lewat Lykos yang mengajarinya cara bertarung dan cara 'menghangatkan' diri di malam yang dingin, Firas mendapati bahwa mitologi Yunani ternyata jauh lebih konyol dan lebih romantis dari buku sejarah mana pun. Masalahnya cuma satu. Troya pasti akan jatuh, dan sejarah tidak pernah mencatat nama Firas untuk bisa bertahan hidup di sana.
Daftar Chapter:
Memuat daftar bab...
.png)